The Aura of the Authentic Beauty

Pernah suatu kali aku dihujani berbagai disparase ilu yang menyangkut fisikal pribadiku. Tertohok? Ya..sempat itu yang kualami.

Seorang perempuan yang tercaci sebab fisik. Menjadi bahan perbandingan dengan yang lain. Kurasakan seolah-olah dunia telah memurkaiku. Aku sudah dialienasikan jauh dari kosmositas Tuhan. Sebuah wujud manusia yang tak berarti lagi.

Lama aku merenungi diri..bertanya-tanya, kenapa Tuhan harus menciptakan manusia dengan wajah yang berbeda? Kenapa harus ada yang bagus paras dan buruk rupa? Kenapa tidak bereseragam saja? Dengan macam perbedaan yang ada, kenapa harus ada perbandingan? Aku sadar, aku memang tergolong dari sekian macam manusia yang tak begitu cantik apalagi menawan. Aku wanita biasa yang nyaris tak ada yang bisa aku andalkan sisi fisikku. Badan kecil, kurus, muka biasa dan yah…apalah yang bisa dibanggakan? namun itu semua tak lepas dari rasa syukurku atas nikmatNya. cukup diriku saja yang mau membanggakannya. Olehku, untukku dan dariku.

Biarlah kali ini aku mendramatisir pengakuan ini. Benar juga kritikan itu. Tapi biarkanlah saat ini aku memberi kan alasan atas disparitas yang menohokku itu.

Berbeda memang…tak sedikit para lelaki yang menyukai perempuan dikarenakan kecantikan parasnya yang menyulap, keindahan tubuhnya yang membuta. Namun, tak banyak perempuan yang senada dengannya. Ketulusan, kesetiaan, kepertanggung jawaban adalah point primer yang senantiasa diprioritaskan.

Wahai saudari-saudariku tersayang…mari kita renungi sejenak! begitu banyak saudari kita yang dengan manjanya menjadi boneka mainan para designer-designer tersohor sana. Dengan sukanya mengenakan busana tak layak dipandang. Dengan relanya menjadi bahan tontonan para lawanjenis yang tersenyum sumringah dalam gandrungan hedonis dan kacamata fisikis belaka. itukah penyebab kaum perempuan yang kian merambat pada sebuah dekadensi moral dan peran sosio-kulturalnya?

secara substansial, mereka diciptakan bukan untuk pemuas nafsu. mereka tercipta dengan kognitif intelektual. Akankah kita beralih pada sebuah animo yang hanya dijadikan bahan having fun bahkan bagi para passionate lovers only?

Astaghfirullah! Sadarkah kita bahwa kecantikan bukanlah karunia yang harus di beberkan. Namun ia lebih untuk sebuah anugerah besar yang harus disyukuri berikut dijaga agar tak usang. Ada sebuah ungkapaan estetis” yang tak pernah ditebar, tak kan pernah pudar” ada saatnya keindahan itu sepenuhnya kan kita berikan pada yang berhak secara syar’ie.

Cantik, elok nan mempesona, dalam estimasi paripurna ia terlahir dari aura yang begitu esensial:

  • Untuk membuat bibir nan menawan, ucapkanlah kata-kata kebaikan.
  • Untuk mendapatkan mata indah, carilah kebaikan pada setiap orang yang anda jumpai.
  • Untuk mendapatkan bentuk badan yang langsing, bagikanlah makanan dengan mereka yang kelaparan.
  • Untuk mendapatkan rambut yang indah, mintalah seorang anak kecil untuk menyisirnya dengan jemarinya setiap hari.
  • Untuk mendapatkan sikap tubuh yang indah, berjalanlah dengan segala ilmu pengetahuan, dan anda tidak akan pernah berjalan sendirian.

Kecantikan wanita bukan terletak pada pakaian yang dikenakan, bukan pada bentuk tubuh, bukan dari paras wajah di pandangan kasat mata, atau kemilau rambutnya. Kecantikan wanita terletak pada mata, cara dia memandang dunia. Cara dia membuka wordview dan menyingkap tirai horison islamic rooted, Terletak pada maturity, kedewasaan dalam pikiran, kedewasaan dalam sikap, kedewasaan dalam menatap realitas. Terletak pada lentera hati yang memancarkan inner beauty. Sejuk dipandang, damai dihati.

Kecantikan wanita bukan pada kehalusan wajah. Melainkan pada kecantikan yang murni, terpancar pada jiwanya, yang dengan penuh kasih senantiasa memberikan perhatian dan aura cinta yang tulus.

Dan kecantikan itu akan tumbuh sepanjang waktu. Tiada kan pernah terpudarkan pun terkuburkan sepanjang perjalanan masa dan usia.


2 thoughts on “The Aura of the Authentic Beauty

  1. wow…amazing..!!sangat menggugah dan mengagumkan…tapi beneran nih kamu pernah diejek may..? masa’ ? sama siapa..? ga percaya tuh !!! kamu kan cantik may..ehm..so sweet gt loh…kikikikikkkkk
    sabar aja..be calm!! itu berarti dia yang buta..ha ha ha.

    maaayyy…punya blog koq ga ngomong2 sih? untungnya gw nyasar nih…liburan kemana aja ?..sembunyi yach…

  2. ga sembunyi sih..cm lg takut ama musim panas aja..coz sk bikin migrain sih..
    jd, utk sementara, saya dpt rekomendasi biar stay home only..setidaknya liburan kali ini ada warna beda dari tahun kemaren…ok?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s